Dibalik Misteri Danau Toba, Tersimpan Sebuah Sejarah Dan Keindahan

lake toba 6_hokyaa wordpress


Saya tidak akan mengeksplore banyak tentang misteri Danau Toba, karena saya tidak mengetahui kebenarannya melalui penglihatan saya sendiri. Tapi, menurut beberapa penduduk lokal yang sempat ngobrol dengan saya waktu itu di Pelabuhan Ajibata Parapat, konon ada sebuah kerajaan “gaib” di dalam danau tersebut. Ditandai dengan kapal yang tiba-tiba tenggelam, atau orang-orang yang tenggelam di danau tersebut jasadnya tidak ditemukan. Awalnya saya juga antara percaya dan tidak percaya. Saya sempat mengurungkan diri untuk tidak menyeberang ke Tomok atau Pulau Samosir, sebuah pulau yang berdiri ditengah-tengah Danau Toba. Namun saya tetap nekat dan percaya pada Tuhan saja, sebab saya harus menjalankan pekerjaan saya disini.

Danau Toba terbentuk akibat letusan super vulkanik maha dahsyat Gunung Toba sekitar 74.000 tahun yang lalu. Menurut beberapa teori baru-baru ini, bencana tersebut mengurangi populasi manusia yang ada di bumi dari sekitar satu juta menjadi hanya 10.000. Letusan itu merupakan salah satu letusan terbesar dalam sejarah, diperkirakan 28 kali lebih kuat dibandingkan letusan Gunung Tambora pada tahun 1815. Vulkanologis menganalisa kejadian tersebut berlangsung selama 10 hari. Karena kerap terjadi letusan tersebut, dampak kematian bukan datang dari letusan itu sendiri tetapi dari volume abu dahsyat yang menjulang tinggi hingga ke atmosfer, sehingga mempengaruhi cuaca .

lake toba 1_hokyaa wordpress

Toba menimbulkan bencana pendinginan secara global, memuntahkan 670 mil kubik batu dari dalam magma yang mencegah sinar matahari menembus ke bumi, musim dingin vulkanik selama enam tahun dengan penurunan suhu hingga lima derajat celcius.

Terjadi juga hujan asam yang parah. Seluruh tanaman, hewan dan nenek moyang manusia musnah karena pada waktu itu dunia berujung ke zaman es terakhir. Di salah satu situs di India Tengah, menumpuk setebal dua puluh kaki sisa puing-puing Toba yang masih dapat terdeteksi, sementara bagian Malaysia hampir tiga puluh kaki.

Danau Toba yang berada di provinsi Sumatra Utara ini, terletak di dekat garis patahan yang membentang sepanjang pusat Sumatra, salah satu titik lemah di dalam kerak bumi, dan Indonesia tetap menjadi negara yang memiliki banyak gunung vulkanik paling aktif di bumi ini. Diantara pegunungan yang berbaris di pulau-pulau Indonesia, terdapat lebih dari 400 gunung berapi, 100 diantaranya masih dinyatakan aktif. Dalam catatan sejarah, ada 3 gunung yang termasuk dalam deretan gunung api dengan letusan terbesar di dunia yaitu :

  1. Gunung Tambora – tahun 1815
  2. Krakatau – tahun 1883
  3. Bekas Gunung Toba (sekarang Danau Toba) yang meletus kira-kira 67.500 – 75.500 tahun yang lalu dengan perkiraan Volcanic Explosivity Index of 8 (disebut mega-colossal) yang tercatat (kemungkinan) sebagai letusan terbesar dalam periode 2.5 juta tahun lalu.

danau toba 7_hokyaa wordpress

Letusan maha dahsyat Gunung Toba mencungkil kawah besar yang dipenuhi dengan air sehingga terbentuk Danau Toba, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan salah satu dari 20 daftar danau terdalam di dunia. Panjang Danau Toba yaitu 50 mil, dengan hiasan tebing yang paling indah dari Sumatra. Sedimen dari letusan tersebut membentuk Pulau Samosir di tengahnya. Pulau Samosir telah menjadi bagian destinasi wisata Sumatra.

PULAU SAMOSIR DAN PATUNG SIGALE-GALE YANG BISA BERGERAK SENDIRI

Saya tiba di Tomok, sebuah desa yang merupakanpintu gerbang Pulau Samosir, sekitar pukul 13.00. Tidak banyak tempat yang bisa saya singgahi di pulau ini. Meski begitu, saya dibuat penasaran dengan Patung Sigale-Gale. Malam sebelum menginjakkan kaki di Tomok, saya ngopi bersama salah satu bikers di daerah Parapat. Gegara dia mengatakan bahwa di Samosir terdapat patung yang bisa bergerak sendiri, malam itu langsung merinding, apalagi suhu di Parapat sungguh dingin waktu itu.

tomok sigale gale

Karena penasaran, saya putuskan untuk membuktikan sendiri mengenai keberadaan patung Sigale-Gale itu. Begitu memasuki area pertunjukan, saya disambut dengan kain khas Batak yang diselempangkan ke pundak saya. Menurut mbak nya, ini adalah tanda penghormatan, dan bersifat wajib. Tapi ini hanya dipinjami yaa, tidak boleh dibawa pulang.

Sungguh terkejut saya setibanya di Desa Wisata Tomok. Saya merasa dikibulin bikers itu. Dari depan, patung itu memang terlihat bergerak menari-nari sendiri. Ternyata ada seorang bapak dibelakangnya yang menggerakkan patung ini hahaa!

samosir sigale gale_hokyaa wordpress

Patung menari-nari mengikuti alunan musik tradisional khas Batak, yaitu Sordam dan Gondang Sabangunan. Untuk menyaksikan atraksi patung ini, saya diminta untuk membayar retribusi Rp. 5000 saja.

Bagaimana, tertarik untuk ke Danau Toba? Segera siapkan ranselmu kawan!

 


Referensi

John Withington. Disaster! : A History of Earthquakes, Floods, Plagues, and Other Catastrophes. New York City : Skyhorse Publishing, 2010.

Robert J. Kodoatie & Roestam Syarief. Tata Ruang Air. Yogyakarta : Penerbit Andi, 2010. 

http://www.livescience.com/29130-toba-supervolcano-effects.html

5 thoughts on “Dibalik Misteri Danau Toba, Tersimpan Sebuah Sejarah Dan Keindahan

Terima Kasih Sudah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s