Spektakuler Hanami Dan Kehangatan Sake Hokkaido

Musim semi adalah musim dimana bunga Sakura mulai mengeksiskan diri. Selama bertahun-tahun saya hanya bisa melihat Sakura dari internet. Jujur saya, pada awalnya saya tidak terlalu berekspektasi akan mendapatkan pemandangan Sakura di Hakodate, sebab banyak kabar simpang siur bahwa munculnya bunga Sakura akan berakhir di akhir bulan April. Namun, Puji Tuhan, akhirnya bisa menikmati spektakuler Hanami dari dekat. Apa itu Hanami? Hanami berarti aktivitas melihat banyaknya bunga Sakura yang bermekaran dari satu pohon ke pohon yang lain atau sekelompok pohon Sakura, dan tradisi ini sudah dilakukan selama berbad-abad di Jepang. Selain jalan-jalan di taman untuk menikmati Sakura, Hanami juga dilakukan dengan cara piknik di bawah pohon Sakura.

20160503_122536

Sakura disebut juga dengan Cherry Blossom, merupakan bunga nasional Jepang yang mekar setahun sekali dan terjadi saat musim semi. Dari sekian puluh tempat terbaik untuk menikmati keindahan Sakura secara langsung, Hakodate menjadi kota pilihan saya. Why? Karena saya berkunjung ke Jepang di awal Mei, dan menurut informasi bahwa bunga Sakura yang tersisa hanya di wilayah Hokkaido pada periode tersebut. Sedangkan untuk wilayah tengah ke selatan seperti Tokyo, Osaka, dan lainnya, bunga Sakura di awal bulan Mei sudah tidak memungkinkan untuk ditemukan.

✈  PEMANDANGAN SPEKTAKULER DI FORT GORYOKAKU

Sebuah pemandangan Sakura menakjubkan terlihat dari kejauhan, pepohonan tampak seperti awan yang indah. Bunga Sakura semakin cantik keberadaannya disaat berkombinasi dengan kuil maupun kastil. Puncak mekarnya bunga biasanya berlangsung sekitar awal bulan Mei.

DSC07415

Fort Goryokaku adalah benteng gaya Barat dan ketika dilihat dari atas secara keseluruhan berbentuk bintang. Lebih dari seribu pohon Sakura ditanam di sepanjang parit yang mengelilingi benteng ini, sehingga menjadikannya spot terkenal dengan tampilan bunga Sakura terbaik di Hokkaido. Sebelumnya, warna bunga Sakura yang saya tahu yaa pink, tetapi saya menemukan warna putih Sakura disini. Rasanya nggak bosan menelusuri Fort Goryokaku. Banyak sudut-sudut menarik didalam benteng ini untuk disinggahi. Berjalan dibawah ribuan bunga sepanjang benteng, melihat orang-orang mendayung perahu di parit, menyentuh bunga-bunga sakura, menyaksikan orang-orang berpesta BBQ di bawah pohon, ahh…pemandangan spektakuler yang benar-benar melelehkan jiwa beku ini.

goryokaku

powerpuff

Fort Goryokaku yang merupakan benteng pertahanan ini dibangun pada 150 tahun silam di Hakodate untuk melawan ancaman imperialis kekuatan Barat menjelang akhir Periode Edo. Namun, setelah benteng tersebut kehilangan kepentingan militer, sejak tahun 1910-an berubah menjadi taman umum dengan tiket masuk GRATIS. Suka yang gratis kan? Tos! Kita sama.

Dibagian tengah benteng berbentuk bintang ini, terdapat Hakodate Magistrate’s Office yang menampilkan kesempurnaan arsitektur tradisional Jepang. Hakodate Magistrate’s Office atau Bugyosho dulunya digunakan sebagai kantor pemerintahan.

20160503_120954
Hakodate Magistrate’s Office atau Bugyosho
Hakodate-Magistrate_s-Office-atau-Bugyosho
Hakodate Magistrate’s Office atau Bugyosho

Kalau datang kesini tapi nggak naik ke tower / observatorium yang letaknya di pintu masuk, bakal nyesel kaya saya deh. Di Goryokaku Tower, kamu bisa melihat benteng berbentuk bintang yang dikelilingi Sakura dan panorama kota Hakodate dari ketinggian. Selain menikmati musim semi, kamu juga bisa menikmati pemandangan musim dingin dari tower. Tapi bayar tiket yaa, 840 yen untuk naik ke tower ini. Next time kalau berkesempatan lagi kesini, saya pengen naik ke tower, baik di Hakodate maupun di Tokyo dan Osaka.

20160503_120851

content_Hakodate-Goryokaku-Sakura
Keindahan ini hanya bisa kamu nikmati kalau naik ke Goryokaku Tower. (source image)

The DOs and DO NOTs

  • Perlakukan pohon seperti memperlakukan pacar, sayangi dan hati-hati.
  • Kamu nggak suka ditarik ulur kan? So, jangan tarik atau goyangkan cabang. Jangan memetik bunga. Jangan memanjat pohon maupun berdiri di atas akar pohon.
  • Jaga kebersihan. Beberapa taman tidak memiliki tempat sampah, jadi jangan tinggalkan sampahmu disini.
  • Setiap taman punya peraturan yang berbeda, itu tolong dibaca dan dihormati ya. Banyak taman yang tidak mengijinkan untuk memanggang ketika piknik. Ada juga yang memiliki jam malam di malam hari, dan beberapa taman tidak mengizinkan minuman beralkohol.

 


 

Cara menuju Fort Goryokaku Park

🚊 Dari Stasiun Hakodate jalan kaki 5 menit ke halte tram “Hakodate Eki Mae“, perjalanan dengan tram akan menempuh sekitar 20 menit. Kemudian stop di halte “Goryokaku Koen Mae” dengan membayar ¥ 230.

🚶 Dari halte Goryokaku Koen Mae lanjutkan berjalan kaki 10 menit-an. Nikmatilah jalan kaki ini di bawah deretan pohon sakura, dari jalanan ini Goryokaku Tower sudah terlihat. Disanalah kita memasuki Fort Goryokaku Park.


 

✈  SAKE FOR THE VERY 1st TIME

Sake (diucapkan SA KEH) atau nihonshu adalah minuman beralkohol sekaligus minuman tradisional khas Jepang yang terbuat dari hasil fermentasi beras. Biasanya disebut “rice wine”, akan tetapi sake justru lebih mirip bir karena diproduksi dalam proses fermentasi ganda. Kanji dalam beras dipecah menjadi gula, kemudian difermentasi menjadi alkohol. Ciri khas sake pun bervariasi tergantung dari : daerah asalnya, jenis beras yang digunakan dan proses penyulingan.

Maklum, suhu Hakodate yang malam itu 10°, terasa sangat dingin untuk wong ndeso seperti saya yang baru pertama kali menginjakkan kaki di negara dingin. Kami ber-5 yang slebor ini pergi ke salah satu bar (lupa namanya) di Hakodate untuk minum sake saat malam tiba. Iya, cuma untuk minum Sake tanpa membeli makanan. Padahal sejatinya, orang Jepang akan memilih jenis sake yang sesuai dengan makanan yang akan mereka nikmati. Tapi kita kan backpacker hemat, man! Lalu, haruskah sake dinikmati dengan makanan, atau tidak? Sebenarnya bukan sebuah keharusan ya. Tapi kalau kamu nggak pengen makan berat saat minum sake, alangkah baiknya ngemil makanan ringan yang asin-asin.

Seorang waitress menyambut kedatangan kami dengan senyuman yang ramah, ini ciri khas orang Jepang. Jujur, awalnya bingung mau pilih sake yang mana ketika si Mbak menyodorkan menu book yang mana banyak banget daftar jenis sake nya. Cara jitu yang gampang adalah menanyakan sake yang recommended. Saya dan teman-teman memilih 2 jenis sake yaitu sake khas Hokkaido dan Tokyo (kalau nggak salah). Sebelum sake melayang di meja, si Mbak menyuguhkan kami edamame. Nah, ini dia! Tidak perlu lagi memesan camilan asin, karena sudah satu paket.

backpackeraddict-sake-house

Harga sake yang kami pesan berkisar 600 – 800 yen per sakazuki (sakazuki : cangkir kecil / sloki). Mahal kan? hahaa! Sake khas Hokkaido menjadi sake favorit saya. Ketika pertama kali mencicipi sake Hokkaido, saya jatuh cinta dengan rasanya : manis dan ringan. Enak!!! Berbeda dengan sake yang satunya lagi, menurut saya rasanya terlalu manis, kering, dan cukup keras. Akhirnya kesampaian juga nyicipin yang namanya sake. Sake telah memberikan kehangatan yang tak terlupakan di Hakodate malam itu. Hidup Sake!!

backpackeraddict-sake

Kota Hakodate berada di Hokkaido, sebuah pulau paling utara di Jepang yang terdiri dari pegunungan tinggi dan dataran luas. Suhu di Hakodate lebih dingin daripada Tokyo. Saat musim semi suhunya sejuk, namun sangat dingin suhunya ketika winter. Oleh karena banyak hujan salju di musim dingin, Hokkaido kaya akan pasokan air alami yang segar. Hakodate tidak sepadat Tokyo maupun Osaka. Disini jalan raya cenderung sepi (senang!!!), tidak terlalu banyak aktivitas kendaraan yang padat.

guesthouse-hakodate-bay

hakodate_bakcpackeraddict.com

20160609023408

Meski suhu udara di musim semi itu sejuk, tetap gunakan pakaian layer, minimal sweater atau cardigan. Ya, kira-kira seperti yang saya pakai di foto narsis itu. Lol. Hakodate cukup dingin lho terutama saat sore hingga malam hari. Menginjak lantai pun serasa menginjak lapangan es batu, cuci muka serasa cuci pakai air es, apalagi pas ceb*k, wow…dahsyat banget rasanya. LOL. Mungkin itulah alasan kenapa orang-orang Hakodate kalau mandi cuma 2-3 hari sekali.

 

hanami-sakura-sake-hokkaido-jepang

 

 

Heavy Rock Backpacking!

backpackeraddict

 

* Sebagian foto adalah koleksi pribadi saya dan koleksi dari kameranya travel mates saya : Roy Nababan, Roberto Tarigan dan Dhyan Prasetya.

5 thoughts on “Spektakuler Hanami Dan Kehangatan Sake Hokkaido

  1. Halo mbk. Selain d bar dimana bs beli sake? Ada toko khusus gitu ngga? Trus booking hotelnya gimn kalau d Jepang, apa harus via email hotelnya?

    Like

Terima Kasih Sudah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s