‘DARK TOURISM’ HIROSHIMA, JEPANG : KARENA PUING SEJARAH TAK AKAN PERNAH RUNTUH SELAMANYA

Meliburkan diri ke tempat-tempat yang indah di Jepang tentunya sangat menyenangkan dan cukup menguras tabungan. Akan tetapi saya tidak hanya menjelajahi keindahan Sagano Bamboo Grove, Kuil Emas Kinkaku-ji, ribuan gerbang suci Fushimi Inari Taisha, keindahan Gunung Fuji dari Danau Kawaguchiko, taman Sakura Fort Goryokaku di Hokkaido, menikmati makanan-makanan enak, dan masih banyak lagi. Saya dan teman-teman juga berziarah ‘dark tourism’ di Hiroshima, sebuah kota di Jepang yang hancur akibat senjata nuklir pada tahun 1945 yang menggemparkan dunia, dan dikenal dengan peristiwa bom atom Hiroshima & Nagasaki. Lebih dari 140.000 orang tewas dan 350.000 lainnya terpapar radiasi nuklir. Ribuan lainnya lagi meninggal dari waktu ke waktu. Ada beberapa korban yang hampir tidak mampu lagi bertahan, mereka sangat menderita secara fisik dan mental, juga banyak dari korban yang berhasil selamat masih menderita hingga kini. Namun, puing sejarah tak akan pernah runtuh selamanya.

Backpacking ke suatu destinasi dengan atraksi-atraksi yang menawan menjadi kepuasan tersendiri bagi para backpackers tentunya. Tapi bagaimana dengan dark tourism? Seperti yang pernah saya alami juga waktu datang ke Banda Aceh sekaligus Museum Tsunami Aceh, yang membangkitkan rasa trenyuh saya pada tragedi tsunami 2004. Oke, pengertian yang paling sederhana, ‘dark tourism’ adalah tempat wisata yang berhubungan dengan tragedi kematian. Entah itu dikaitkan dengan peristiwa akibat bencana atau kekerasan, namun tempat-tempat tersebut pada umumnya memiliki kepentingan politik maupun sejarah. Saya kira, sebagian besar pembaca maupun backpacker juga pernah berada di zona ‘dark tourism‘ secara tidak sadar.  Selain menikmati keindahan suatu destinasi impian, saya juga mendapatkan banyak pengetahuan sejarah akan hal ini.

Hiroshima-Peace-Memorial-Genbaku-Dome-10

Tak sedikit wisatawan enggan mengunjungi ‘dark tourism‘ yang dianggap mengerikan . Mereka cenderung takut, tidak nyaman atau bahkan mungkin merasa tertanggu. Namun, alasan saya mengunjungi situs bom atom Hiroshima di Jepang, Hiroshima Peace Memorial Park karena memang tertarik dengan realitas sosial dunia kehidupan di Jepang. Setidaknya saya jadi lebih bisa memahami bagaimana perasaan masyarakat di Jepang tentang peristiwa kematian yang terjadi pada Perang Dunia II pada waktu itu. Bagaimana jika bencana itu terjadi di sekitar saya? Amit-amit jabang bayi.

Hiroshima-Peace-Memorial-Genbaku-Dome-9

Sekitar 4 jam saya menghabiskan waktu di lokasi tragedi bom atom Hiroshima termasuk di Peace Memorial Park, Flame of Peace, yang tidak akan padam sampai senjata nuklir terakhir dihancurkan. Ada 7 hal penting yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Park yang dianggap sebagai simbol perdamaian abadi dan area rekreasi bagi warga negara.

1. GENBAKU DOME / A-BOMB DOME | Kubah Bom Atom

Genbaku Dome merupakan simbol “kota yang damai”. Bangunan modern bergaya Eropa ini dirancang seorang arsitek dari Ceko bernama Jan Letzel pada tahun 1915. Dahulu bangunan ini difungsikan sebagai gedung yang digunakan untuk pameran dan berjualan produk-produk komersial, serta untuk pameran seni dan acara lainnya di Prefektur Hiroshima. Awalnya gedung ini namanya “Hiroshima Prefecture Industrial Products Display Hall“, setelah itu berganti menjadi “Hiroshima Prefectural Commercial Products Exhibition Hall“, dan pada akhirnya dinobatkan sebagai “Hiroshima Prefectural Industrial Promotion Hall” pada tahun 1933.

Hiroshima-Peace-Memorial-Genbaku-Dome-1

Ketika bangunan ini diledakkan bom atom pada 6 Agustus 1945 pukul 8.15 pagi, kira-kira pada ketinggian 580 meter, semua orang yang saat itu berada di dalam gedung tersebut tewas habis. Ledakan atom dan gelombangnya yang super panas mengguncangkan kota Hiroshima dan bangunan ini, membuat atap Dome terbakar. Namun, secara ajaib pusat bangunan utama Hiroshima Prefectural Industrial Promotion Hall terhindar dari kehancuran, meskipun semua orang di dalam gedung tersebut meninggal seketika. Begitu kuatnya bangunan ini, didirikan menggunakan konstruksi batu bata yang sebagian diperkuat dengan rangka baja, dan dinding luarnya terbuat dari batu dan lesung.

Wujud Genbaku Dome / A-Bomb Dome memang sengaja dipertahankan seperti kondisi terakhirnya : sisa reruntuhan dan rangka logam kubah. A-Bomb Dome mewakili doa rakyat untuk perdamaian yang kekal, dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1996.

2. HIROSHIMA PEACE MEMORIAL MUSEUM

Hiroshima-Peace-Memorial-Museum

Hiroshima Peace Memorial Museum menyuguhkan gambaran nyata kerusakan yang ditimbulkan oleh senjata nuklir bom atom yang menghancurkan sebagian besar kota Hiroshima dan merenggut banyak nyawa. Peace Memorial Museum mengenalkan sejarah Hiroshima sebelum dan sesudah pemboman dan situasi zaman nuklir melalui pameran foto dan video. Barang-barang peninggalan para korban yang berhasil dikumpulkan juga ada di museum ini. Saya gak masuk ke museum ini karena udah sore banget dan harus ke Osaka.

3.  CENOTAPH FOR A-BOMB VICTIMS | Monumen Peringatan untuk Hiroshima, Kota Damai

Letaknya berada ditengah-tengah (seperti) kolam, diantara Hiroshima Peace Memorial Museum dan Flame of Peace. Monumen Cenotaph Memorial dirancang oleh Tange Kenzo, mantan profesor Universitas Tokyo. Bentuk atapnya seperti pelana dengan maksud supaya bisa melindungi para korban dari hujan. Pada batu utama tertera daftar nama korban bom atom, baik domestik dan luar negeri.  Waktu saya kesana itu cukup banyak keluarga para korban yang datang kesini untuk berdoa dan meletakkan bunga di Cenotaph Memorial.Harapan dari dibangunnya monumen ini supaya bisa merekonstruksi kota Hiroshima yang hancur menjadi kota yang damai.

Hiroshima-Peace-Memorial-Park-Hiroshima-Heiwa-Kinen-Koen-1

4.  FLAME OF PEACE

flame-of-peace-hiroshima

Ada sebuah api yang menyala sepanjang masa di sebuah monumen di area Peace Memorial Park, namanya Flame of Peace. Letaknya tidak jauh dari Cenotaph Memorial. Orang Jepang menyebut ini sebagai “Api Pengharapan” untuk perdamaian dunia abadi. Monumen ini dirancang seperti wujud dua tangan yang ditekan di pergelangan dan mengarah ke langit. Dimana ini merupakan simbol senjata anti-nuklir dan terkandung sebuah pesan didalamnya : “Mari, kita terus bakar api hingga senjata nuklir tersingkir dari seluruh muka bumi”.

5.  CHILDREN’S PEACE MONUMENT | Monumen Perdamaian Anak-anak

Di bagian atas monumen ini, terdapat sebuah patung perunggu berwujud seseorang yang berdiri di atas patung kubah tripodal dan sedang memegang ‘paper crane’. Di sisi patung kubah juga terdapat patung anak laki-laki dan perempuan, yang melambangkan masa depan dan harapan yang cerah. Keberadaan Children’s Peace Monument ini terinspirasi dari Sadako Sasaki – yang digambarkan dalam patung tersebut -. Sadako Sasaki adalah seorang gadis berusia 11-12 tahun yang berjuang untuk hidup melawan penyakit leukemia. FYI : leukimia merupakan ‘penyakit para korban bom atom’ Hiroshima waktu itu, sebuah kanker darah yang diderita akibat efek radiasi.

children-peace-monumen-hiroshima-sadako-sasaki

Ada sebuah cerita legenda di Jepang, konon barangsiapa yang bisa melipat 1000 origami bangau kertas / paper cranes, maka permintaannya akan dikabulkan. Bangau adalah simbol ‘panjang umur’ di Jepang. Dari latar belakang tersebut, Sadako Sasaki kemudian melipat 1.000 bangau kertas selama penyakitnya.  Tapi dia meninggal sebelum dia bisa menyelesaikan tugasnya pada 25 Oktober 1955. Setelah kematian Sasaki Sadako, teman-teman sekelasnya akhirnya meneruskan ‘paper cranes’ tersebut supaya menjadi lengkap 1000 bangau dan memulai sebuah kampanye untuk memperingati roh anak-anak korban bom atom. Penggalian dana pun dilakukan guna membangun monumen peringatan bagi Sadako dan semua anak yang meninggal akibat dampak bom atom. Dan hingga saya mampir kesini, banyak paper cranes yang ditinggalkan oleh anak-anak sekolah yang berkunjung ke Children’s Peace Monument, Hiroshima Peace Memorial Park.

6. PEACE MEMORIAL PARK | Taman Memorial Perdamaian

Hiroshima-Peace-Memorial-Genbaku-Dome-8

Puing sejarah tak akan pernah runtuh selamanya. Hiroshima yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO memang kaya akan ilmu pengetahuan. Kita bisa belajar lebih banyak tentang sejarah bagaimana kehidupan sehari-hari di Hiroshima berakhir dalam sekejap. Terlihat ketika saya berkunjung kesini, beberapa sekolah di Jepang mengajak para murid untuk tour ke tempat ini, tentunya mereka juga belajar banyak sejarah Hiroshima dan tak lupa mempersembahkan paper cranes di Children’s Peace Monument.

music-at-ota-river-otagawa-1

Saya juga menikmati live music yang diadakan di pinggir Sungai Ota, sungai yang berada diseberang Genbaku Dome. Live music ini terkesan sangat menyatu sekali dengan alam. Alunan musiknya terasa disetiap sudut taman. Hiroshima Peace Memorial Park ini luas sekali, sehingga tidak cukup 1 jam untuk mengeksplore tempat ini. Nggak perlu khawatir, di taman ini banyak tersedia kursi untuk bersantai, tapi jangan lupa bawa minum dan snack supaya gak kelaparan dan kehausan.

7.  MENDOAKAN PARA ARWAH DAN BERDOA BAGI PERDAMAIAN DUNIA

Apapun bahasa yang kita lantunkan, Tuhan pasti mengerti doa kita. Kalimat ini seringkali saya dengar semasa di bangku sekolah dan kuliah. Mendoakan para arwah korban bom atom Hiroshima akan meringankan penderitaan mereka di alam sana, juga berdoa agar dunia ini senantiasa damai, terlebih lagi beberapa tahun ini banyak sekali ketidakdamaian terjadi dimana-mana. Berdoa itu kan bukan pencitraan, yang penting kamu jangan minta difoto pada saat berdoa/sembahyang, kemudian upload di socmed dengan caption “Pray for Hiroshima“. Huff!

Atau, jika kamu kebetulan punya destinasi ke Hiroshima di awal bulan Agustus, kamu bisa ikut dalam upacara ini, karena sifatnya terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi.  Setiap setahun sekali, pada 6 Agustus, Hiroshima Peace Memorial Park menyelenggarakan Hiroshima Peace Memorial Ceremony. Banyak orang dari seluruh dunia yang menghadiri upacara tersebut dan berdoa bersama di depan Memorial Cenotaph dan The Statue of the A-Bomb Children. Untuk malam harinya, ada acara menyalakan lampion/lentera kecil lalu diapungkan di Sungai Motoyasu yang berada di samping taman. Di lampion itu, kamu bisa menuliskan sebuah pesan dan harapan untuk menghibur jiwa orang-orang yang meninggal dalam tragedi bom atom, semoga arwah mereka mendapatkan kedamaian abadi.

* * *

Setelah 71 tahun berlalu, kini Hiroshima menjadi kota modern yang dipenuhi dengan taman hijau nan indah, jalan-jalan yang kaya akan pepohonan dan daerah pedesaan yang asri, indah dan damai. Hiroshima hidup sebagai destinasi wisata populer di Jepang, nggak heran kalau kemarin bulan Mei 2017 mantan presiden Barack Obama berziarah ke UNESCO World Heritage Sites di Jepang ini. Dan di bulan Juni 2017 beliau berkunjung juga ke Indonesia, salah satunya di Candi Borobudur, sebuah candi Budha terbesar di dunia, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan 7 Keajaiban Dunia.

Everything has its beauty, but not everyone sees it. — Andy Warhol

the-memorial-park-hiroshima-1
Banyak yang bilang foto ini bagus dan aku lucu! Yaa..berkat jepretannya Roberto ini mah. LOL

 

 

Heavy Rock Backpacking!

backpackeraddict

* Thanks to my travel mates Roberto Tarigan & Dhyan Prasetya yang udah bantu aku dengan berapa materi foto. Aku ada sih foto-fotonya tapi kurang lengkap, dan harus aku akui beberapa foto dari kalian ada yang lebih bagus daripada punyaku. LOL!

2 thoughts on “‘DARK TOURISM’ HIROSHIMA, JEPANG : KARENA PUING SEJARAH TAK AKAN PERNAH RUNTUH SELAMANYA

  1. “dan harus aku akui beberapa foto dari kalian ada yang lebih bagus daripada punyaku. LOL!”
    begitulah kenapa kadang traveling sama temen itu emang menyenangkan, kita bisa lihat sudut pandang yang beda apalagi foto. Aku juga suka gemes2 pas liat hasil foto temen kok bisa ya dapet frame gini.
    sejarah tak akan pernah runtuh, mirip mantan :)) bakal dikenang..

    Like

Terima Kasih Sudah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s