8 Makanan Terbaik di Singapore. Nomer 3 dan 5 Recommended Banget!

Kalau dibilang saya doyan makan, memang benar. Tapi selama traveling beberapa kali, saya justru tidak memiliki antusias tinggi untuk ‘bentar-bentar’ wisata kuliner dibandingkan kalau nggak lagi traveling. Hemat memang kunci utama, tapi bukan karena pelit atau terlalu irit. Seringnya, ketika sudah jalan-jalan dan merasa happy, saya sebagai manusia sampai nggak ngerasain lapar! Pernah merasakan hal yang sama nggak? Oleh karena itu, saya tidak bisa memberikan banyak rekomendasi makanan enak dan murah di Singapore. Trus, apa aja dong makanan yang sempat saya icipin selama traveling di Singapore? Semua saya ulas di postingan 8 Makanan Terbaik di Singapore dan tentunya ramah bagi kantong travelers, termasuk beberapa diantaranya merupakan Singapore Best Food yang telah menyandang predikat Top Rated Food 5 Stars.

Baca juga :
Cerita Malam di Singapore dari Sudut Pandang yang Unik dan Berbeda

 

Selama 3 hari 2 malam menjadi solo backpacker di Singapore, untuk urusan perut sih saya memilih Hawker Food/Hawker Centre/Foodcourt. Disamping harganya murah meriah, di Hawker Food juga menyediakan banyak stand/kios makanan yang sudah pasti membuat bingung mau pilih makanan yang mana.

1. HONG XIANG HAINANESE CHICKEN RICE @ Maxwell Food Centre, Tanjong Pagar

Hong-Xiang-Hainanese-Chicken-Rice-Maxwell-Hawker-Food-Singapore

Menurut cerita para traveler, Maxwell Food Centre merupakan tempat makan yang terkenal dan paling murah di Singapore, maka dari itu saya datangi tempat ini. Letaknya tidak jauh dari pusat Chinatown, kalau jalan kaki sekitar 10 menitan. Di Maxwell saya memilih makan Hainan Chicken Rice (porsi small) yang merupakan makanan khas Tionghoa sekaligus menjadi makanan nasional di Singapore. Saya berkeliling selama hampir 20 menit mencari stand Tong Fong Fat yang konon katanya Hainanese Chicken Rice nya enak. Tapi saya tidak menemukan Tong Fong Fat di Maxwell, padahal kata Desy (travelmate saya) si Tong Fong Fat ada di Maxwell. Mungkin karena sudah terlalu malam dan terlalu lapar, mata saya tidak bisa fokus.

Jika dilihat dari tampilannya sih, Hainanese Chicken Rice yang saya beli di Hong Xiang biasa saja, tidak seperti di gambar yang mereka tampilkan. Menurut lidah saya yang lebih suka masakan kaya rasa, ternyata makanan ini rasanya tidak seheboh yang saya idam-idamkan. Rasanya cenderung hambar, namun bukan berarti tidak berasa sama sekali. Mungkin, kios yang saya pilih kurang tepat, karena dari awal saya mengincar . Nah, menurut Desy yang katanya sempat makan Hainanese Chicken Rice-nya Tong Fong Fat, rasanya memang biasa aja. Hmmm..dasar lidah Indonesia.

Hong-Xiang-Hainanese-Chicken-Rice-Maxwell-Food-Centre-Singapore

Hong Xiang Hainanese Chicken Rice
Kadayanallur Street #01-52, Maxwell Food Centre
Singapore 069184 Tanjong Pagar
Buka : 10.00 – 22.00
Harga : 4.5 /6.00 SGD

2. ROASTED PORK CHAR SIEW WANTON NOODLE @ People’s Park Centre Food Court, Chinatown

Roasted-Pork-Char-Siew-Wanton-Noodle-Chinatown-Singapore1

Roasted Pork Char Siew Wanton Fried Noodle adalah perpaduan antara mie tanpa kuah yang dicampur bumbu khas Hokkien dengan topping daging babi asap, pok coy rebus, bawang goreng, dan daun bawang. Mie ini disajikan bersama dengan kuah, wanton, dan sambal secara terpisah. Ada 2 jenis sambal yang saya pilih. Pertama yaitu sambal yang bentuknya cair dengan citarasa asam dan sangat terasa jahenya. Kedua yaitu sambal yang bentuknya kental (seperti sambal bajak) dengan citarasa gurih, pedas, dan seperti ada rasa udangnya. Menurut saya, yang paling enak adalah sambal kedua.

Sebenarnya Char Siew Wanton Noodle sangat mudah kita jumpai di hampir seluruh Hawker Centre dengan harga terjangkau yaitu sekitar 4 SGD. Kebetulan saya makan Char Siew Wanton Noodles di People’s Park Centre Food Court yang ada di Chinatown, tapi nama kiosnya lupa euy. Maaf yaa 🙂

People’s Park Centre Food Court, Chinatown, Singapore
Buka : 07.30 – 22.00
Harga : 4.5/6 SGD

3. BEEF PEPPER RICE @ Pepper Lunch Express

Beef-Pepper-Rice-Pepper-Lunch-Exp-@-Takashimaya-Food-Village-Singapore

Untuk memesan Beef Pepper Rice milik kios Pepper Lunch Express, saya harus mengantri cukup panjang. Makanan ini disajikan dengan hot plate berisi nasi, sayur buncis, wortel, jagung manis, dan daging sapi dengan guyuran sedikit kuah berbumbu berwarna cokelat kental.

Ketika pertama kali makanan ini disajikan tepat di depan meja kasir, dagingnya masih merah segar dan saya hampir nggak mau makan. Setelah saya membawanya ke meja, ternyata dagingnya sudah matang di dalam hot plate. Nasinya lebih enak dari nasi goreng, daging sapinya empuk, serta perpaduan bumbunya yang gurih dengan aroma merica benar-benar terasa nikmat. Beef Pepper Rice adalah menu favorit saya, dan saya merekomendasikan makanan ini ke teman-teman semua kalau lagi pada liburan ke Singapore.

Pepper Lunch Express
Ngee Ann City, 391 Orchard Road Tower A #B210-3-5, 238873, (Orchard)
Food Village Takashimaya, Orchard Road, Singapore
Buka : 10.00 – 21.30
Harga : 6.90 SGD

4. SHREDDED CHICKEN CENTURY EGG PORRIDGE @ Tiong Bahru Food Center 

Chicken-Porridge-Singapore-Best-Food-Makanan-Terbaik-Singapore

Orang kita menyebutnya dengan bubur ayam. Bubur ini saya beli di Tiong Bahru Food Centre & Market, yang merupakan pasar modern pertama yang dibangun di area perumahan pada tahun 1955 dan sudah menjadi salah satu food court favorit di Singapore. Terbukti bahwa food centre ini dipadati oleh penduduk lokal. Shredded Chicken Century Egg Porridge, tekstur buburnya lebih lembut dan sedikit encer. Saya cukup lama mengitari food centre ini karena tempatnya sangat luas dan banyak sekali aneka menu enak-enak yang ditawarkan sehingga membuat siapapun bingung kalau mau makan disini. Ehh, kebetulan saya menemukan kios Hwa Yuen Porridge yang ternyata ditempelin label “Singapore Best Foods. TOP RATED FOOD”. Hmm…pasti enak nih, wong udah dapet label TOP RATED FOOD, begitu pikir saya. Melihat gambar menu yang terpampang di warung Hwa Yuen Porridge, membuat saya tergiur untuk mencoba Shredded Chicken Century Egg Porridge.

Tadaaa! Ternyata gambar yang di menu sama bubur yang disajikan nggak sama. Beda jauuhh!! Feeling udah mulai nggak enak nih. Dan baru tiga suap, perut saya pun mual. Saya benar-benar nggak tahan sama rasanya yang amis. Rasa amis itu berasal dari ikan dan telur ikan. Ternyata makanan ini nggak cocok buat saya, apalagi rasanya hambar. Tapi orang-orang lokal suka banget sama makanan ini. Untuk mengobati rasa kecewa saya pun keliling lagi disini dan beli 5 fishball (sebut saja tempura a la Indonesia) dan rasanya uenak banget. Coba deh kalau pas kesini, icipin fishball milik kios Tiong Bahru Fishball.

Next time nggak pengen coba bubur a la Singapore lagi deh walaupun udah dapet awards sebagai makanan terbaik Singapore. Maaf, lidah kita tak sama.

Hwa-Yuen-Porridge-Tiong-Bahru-Food-Centre-Market

Hwa Yuen Porridge
30 Seng Poh Road #02-74 Tiong Bahru Market
Singapore 168898
Buka : 07.30 – 22.30
Harga : 3.00-6 SGD

5. CAI JI BONELESS DUCK RICE @ Seah Im Food Centre, HarbourFront

Cai-Ji-Boneless-Duck-Rice-Seah-Im-Food-Centre

Awal mula memutuskan untuk makan di Cai Ji Boneless Duck Rice karena melihat antrean yang panjang. Lagi-lagi berharap kalau saya nggak akan kecewa makan menu ini. Seporsi Duck & Pork Belly Rice yang banyak akan memberikan kekuatan bagi saya sebelum trekking ke Southern Ridge! Cita rasa dari makanan ini yaitu gurih dan sedikit manis. Daging bebeknya empuk dan lembut, dan pork belly nya pun benar-benar matang, disiram kuah berwarna cokelat kental yang enak enak enak banget, dan disajikan dengan kuah bening secara terpisah.

Sekedar info khususnya untuk teman-teman yang mengutamakan ke-halal-an, meskipun kalian hanya memesan daging bebeknya, hati-hati…karena di dalam kuahnya mengandung babi. Tau dari mana? Warungnya berukuran kecil layaknya stan foodcourt pada umumnya. Waktu memesan, saya bisa melihat panci besar berisi kuah cokelat kental tersebut, di dalamnya ada pork belly yang berenang-renang disana. Bagi yang bisa makan makanan non-halal, menu ini saya rekomendasikan untuk kalian.

Oh yaa, Cai Ji Boneless Duck ini mendapatkan awards “Singapore Best Food. Top Rated Food”. Rasa dan ratingnya ternyata sesuai. Saya nggak ketipu lagi deh setelah kecewa makan bubur di Tiong Bahru Food Centre & Market.

Cai-Ji-Boneless-Duck-Rice-Seah-Im-Food-Centre-Stall

Cai Ji Boneless Duck Rice Porridge
2 Seah Im Road, #01-58 Seah Im Food Centre (HarbourFront Bus Interchange / Car Park)
Singapore 099114

Jam buka : 10.00 – 20.00
Harga : 4.50/5.50 SGD

6.  NASI BRIYANI @ Little India

Nasi-Briyani-Singapore

Pertama kali nyicipin Nasi Briyani yaitu waktu saya ke Malaysia. Nasi Briyani adalah masakan khas India, dengan cita rasa bumbu kari yang kuat. Butiran nasinya berukuran panjang dan tipis, dengan bumbu khas masakan India. Lauk yang saya pilih adalah ayam kuah kari, dan disajikan dengan sayuran kol yang tetap dibaluti bumbu kuat.

Seporsi Nasi Briyani yang saya makan disini dihargai 6.5 SGD, dengan porsi nasi kuli bangunan yang banyak banget, dan ayamnya super gede, sehingga saya nggak bisa menghabiskan makanan ini. Nasi Briyani yang saya beli disajikan dengan selembar kertas minyak dan diberi alas piring besar. Kenapa nggak sekalian ditaruh di piring aja sih, bro? Di LP aja, napi-napi tetep dikasih alas makan yang layak!! Huuhh.

Jujur, saya ini nggak suka sama yang namanya Nasi Briyani. Lidah saya tetap nggak bisa beradaptasi dengan rasanya. Tapi saya benar-benar nggak punya pilihan lain karena waktu itu sudah larut malam, saya lihat hanya warung Hi Five ini yang buka dan paling dekat dengan hostel saya di Little India. Buat yang suka Nasi Briyani yaa enak-enak aja.

Hi Five (Indian Muslim Food)
4 Dunlop St, Singapore 209334 (pas di tikungan antara Dunlop Street dan Jalan Besar)
Jam buka : 24 jam
Harga : 5.50 SGD

7. WEI NAN WANG HOCK KIAN LOR MEE @ Golden Shoe Food Centre (Market Street Interim), Raffless

Lor-Mee-Singapore-Best-Food---Makanan-Terbaik-Singapore

Lor Mee merupakan mie rebus tradisional Singapore yang terinspirasi dari tradisi masakan China. Sebenarnya, Lor Mee bukan salah satu hidangan Singapore yang paling terkenal. Tapi sepertinya warga lokal sangat menyukai hidangan Hokkien jenis ini.

Baca juga :
Top 10 Makanan Murah dan Enak di Jepang.

Mie nya berwarna kuning dan tebal, disajikan di dalam mangkok besar dengan kuah berwarna hitam kental dan sedikit lengket. Di atas mie dibubuhi topping yang rame banget seperti ikan goreng, daging babi, pangsit daging berbentuk bundar, telur rebus, tauge, bawang putih cincang, dan irisan cabai merah besar.

Hidangan tradisional dari kios Wei Nan Wang Hock Kian Lor Mee sudah terkenal sejak mereka berdiri pada 1975. Wei Nan Wang Hock Kian Lor Mee juga merupakan salah satu pemegang awards “Singapore Best Food. Top Rated Food” lhoo.

Cita rasa dari masakan ini tidak terlepas dari bumbu ngohiong. Rasa kuahnya gurih, sedikit manis, dan sedikit asam. Saya sendiri kurang suka dengan hidangan yang diagung-agungkan orang Singapore ini, sebab bau amis dari ikan tersebut masih tercium dan terasa di lidah. Rasanya aneh. Masih enakan mie ayam atau bakmie godhog Jawa, percayalah!

Lor-Mee-Singapore-Best-Food-Makanan-Terbaik-Singapore

Wei Nan Wang Hock Kian Lor Me
Alamat : 5 Cross Street #01-46 Singapore 048418
Harga : 2.50/3.50 SGD
Jam buka : 10.00 – 15.00 (tutup pada weekend dan hari libur lainnya)

8.  DUCK & PORK BELLY RICE @ London Fat Duck, Terminal 2 Changi Airport

London-Fat-Duck-Singapore3
Kalau menu yang satu ini sebenarnya bukan makanan ramah kantong traveler yaa, secara harganya sudah diatas 7 SGD. Maklum, saya beli di food court Terminal 2 Changi Airport sekalian pas pulang. Meski Duck & Pork Belly Rice nya London Fat Duck ini dibanderol cukup ‘wow’, tapi saya nggak menyesal. Soalnya rasanya enak banget sih. Sayang, dengan harga segitu, porsinya sedikit.

London-Fat-Duck-Singapore2

9. Ice Cream Wafer (BONUS)

Ice-Cream-Wafer

Ice-Cream-Wafer2

Kalau liburan ke Singapore, jangan lupa jajan ice cream wafer. Es krim potong rasa durian yang disajikan bersama wafer tipis ini dijual orang seorang kakek-kakek dengan menggunakan gerobak, tak jauh dari Raffles MRT. Es krimnya berbentuk balok, dan akan dipotong si kakek sesuai pesanan. Ada berbagai varian yang bisa dipilih seperti vanila, strawberry, raspberry,  durian, blueberry, kacang merah, chocolate, nata de coco, kelapa, jagung manis, juga kopi. Harganya pun cukup murah, rata-rata dipatok antara 1 – 1.20 SGD. Ya ampun, rasanya nikmat banget karena panas Singapore yang tak berkesudahan. Pengennya nambah lagi.

 *      *      *

Cita rasa sebagian besar masakan tradisional Singapore tak lepas dari bumbu ngohiong. Hawker Food merupakan foodcourt berbasis self-served, yang artinya kita harus antre, memesan dan langsung bayar, kemudian membawa makanan yang sudah disajikan oleh pemilik kedai dengan membawa tray ke meja sendiri. Hampir seluruh Hawker Food di Singapore tidak menyediakan tissue, jadi kita harus sedia tissue sendiri.

Banyak blogger yang menuliskan mengenai salah satu hal penting yang harus kita tahu tentang Singapore bahwa kalau ada tissue di meja, berarti meja tersebut milik pembeli yang lain, alias udah reserved. Dalam kasus ini ketika saya makan di Golden Shoe Food Centre, tissue bukan satu-satunya media untuk menandai bahwa meja tersebut sudah ada yang menempati. Bahkan banyak karyawan yang meletakkan ID Card dan botol minuman mereka diatas meja sebagai tanda. Nah, cara ini juga bisa kita tiru.

Itulah beberapa makanan terbaik yang ada di Singapore meskipun ada diantaranya yang bukan makanan terbaik bagi saya. Kalau teman-teman, diantara jenis masakan diatas, mana yang menurut kalian cukup sesuai dengan selera?

Heavy Rock Backpacking!

backpacker-addict-travel-blog-indonesia

Terima Kasih Sudah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s