11 Cara Asik Menikmati Musim Semi di Jepang ala Backpacker, Bikin Kangen!

Pengen banget rasanya bisa traveling lagi ke Jepang di setiap musim untuk menikmati suasana yang berbeda, nggak cuma berhenti sampai di musim semi. Jepang itu hebat, bisa dinikmati keindahannya di segala musim. Apapun musimnya, ia tetap menarik dan membuat setiap orang ingin kembali mengunjungi Jepang. Bisa dikatakan saya berada diantara peralihan musim semi ke musim panas, yang mana waktu itu saya ke Jepang awal bulan Mei.

Sayangnya, bunga Sakura tidak berbunga sepanjang musim semi. Semua bunga Sakura sudah habis masa berkembangnya di daerah Tokyo dan Jepang bagian selatan lainnya saat saya datang kesana. Tapi saya dan teman-teman beruntung banget bisa menikmati Sakura di Hakodate, Hokkaido. Di kota inilah Sakura tersisa di awal bulan Mei kala itu. Bahkan kami bisa berkunjung di festival bunga Sakura dan Hanami-an disana, tepatnya di Fort Goryokaku Park.

Namun selain menikmati keindahan bunga Sakura, apa saja sih aktivitas yang bisa kita lakukan saat musim semi di Jepang? Banyak sekali sebenarnya. Berikut saya bagikan 11 Cara Asyik Menikmati Musim Semi di Jepang ala Backpacker yang bikin kangen banget!

1. Menikmati Bunga Sakura di Fort Goryokaku

DSC02118

Cobain deh nikmati bunga Sakura di Hakodate, Hokkaido. Bunganya masih gendut-gendut, merekah dan mempesona banget. Kalau pengen ngerasain Hanami di Hakodate, berkunjunglah ke Fort Goryokaku Park. Tempatnya luas sekali dan tidak terlalu panas. Disini, saya menemukan beberapa jenis bunga Sakura dengan warna yang berbeda pula.

Selain ber-Hanami ria, kalian juga bisa coba berkeliling dengan sampan di area sekitar Fort Goryokaku. Jangan lupa, ambilah kesempatan untuk naik ke Goryokaku Tower. Keindahan bunga Sakura di Goryokaku Park akan semakin sempurna dilihat dari ketinggian. Oh ya, bagi yang belum tahu apa itu Hanami dan secantik apa taman Fort Goryokaku, silakan baca postingan saya sebelumnya DISINI.

2. Hachikō Memorial Statue

Saat kamu di Tokyo, Hachikō Memorial Statue atau Patung Memorial Hachikō nggak boleh absen dari daftar destinasi. Lokasinya berada di Shibuya, nggak jauh dari stasiun.

Patung Hachiko adalah sebuah dedikasi untuk seekor anjing yang sangat setia terhadap tuannya. Kesetiaan yang tetap ada meski tuannya sudah lama mati. 10 tahun lebih kemudian, Hachiko pun akhirnya mati di depan stasiun Shibuya, dalam penantian almarhum tuannya yang tak kunjung datang . Anjing aja bisa setia sampai mati, masa kamu enggak? Ngomongin Hachiko, saya jadi termehek-mehek nih, karena ingat film nya yang diangkat dari kisah nyata ini.

3. Mampir ke Akihabara, Surga nya Elektronik

akihabara-jepang

Mau cari action figure? Video games? Anime dan Manga? Barang elektronik? Akihabara jawabannya, karena Akihabara merupakan pusat teknologi dan perdagangan elektronik global di Tokyo. Cocok banget buat kamu yang fanatik banget sama Jepang.

4. Rasakan Keindahan Gunung Fuji

oishi park kawaguchiko

Jauh-jauh dari Indonesia ke Jepang tapi nggak mengabadikan Gunung Fuji dan Kawaguchiko? Waah…bakal nyesel lhoo. Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko merupakan destinasi wajib bagi setiap orang yang pergi ke Jepang.

Menurut info dari teman saya yang bernama Kazuha -orang Jepang asli yang tinggal di Okayama- kalau kita bisa melihat Gunung Fuji dengan jelas beserta salju yang menutupi puncaknya, berarti kita termasuk orang yang beruntung. Yaay!

Menikmati pemandangan Gunung Fuji nggak harus dengan cara mendaki Gunung nya, sebab menurut kepercayaan orang Jepang…mendaki Gunung Fuji adalah tindakan yang tabu. Gunung Fuji dianggap sebagai gunung yang suci, sehingga mereka harus menjaga kesakralannya.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah menikmatinya dari Danau Kawaguchiko, tepatnya di Oishi Park. Pemandangan yang disajikan nggak kalah hebatnya, dan kita bisa menikmati semua keindahan itu secara cuma-cuma. Apalagi jika kita bisa melihat refleksi Gunung Fuji di danau tersebut, keren deh. Postingan lengkap tentang Gunung Fuji dan Danau Kawaguchiko bisa dibaca DISINI.

5. Menembus Lorong Fushimi Inari Taisha

fushimi-inari-taisha-kyoto-3

Salah satu kuil di Kyoto, Jepang, yang sangat populer dan fenomenal. Fushimi Inari Taisha merupakan kuil dimana terdapat ratusan torii gates, yaitu gapura berwarna merah-orange yang dianggap sebagai gerbang suci antara manusia dan para Dewa-Dewi orang Jepang. Cobain juga untuk berjalan lebih jauh menanjaki bukitnya. Semuanya GRATIS.

6. Bamboo Forest Arashiyama (Sagano)

sagano-bamboo-forest-kyoto-jepang-1
Cara asyik menikmati Jepang saat musim semi yang lainnya adalah pergi ke bamboo forest Arashiyama di Kyoto. Jalur hutan bambu yang panjangnya lebih dari 500 meter ini terlihat cantik banget saat musim semi dan musim panas. Kita benar-benar mendapatkan suasana hutan bambu yang spektakuler, lain daripada yang lain. Sebenarnya Tanah Air kita -Indonesia- juga memiliki beberapa hutan bambu seperti ini, hanya saja hutan bambu Sagano di Jepang sangat terjaga kebersihannya. Masuk ke hutan bambu ini juga GRATIS.

7. Mencicipi Ramen dan Sake

tonkotsu-ramen
Ramen dan sake adalah dua item yang wajib untuk dicoba bagi saya. Saya bisa merasakan perbedaan antara ramen yang ada di Indonesia, dan ramen yang asli dari Jepang. Sedangkan sake, saya jadi tahu rasa minuman khas Jepang yang sering disajikan dalam acara-acara di Jepang. Sekali-kali berlagak seperti layaknya warga lokal tak ada salahnya kan? Tentu saja yang ini berbayar yaa, nggak GRATIS. hehe

8. Berfoto dengan orang Jepang, termasuk Geisha

Hayoo, siapa yang paling ngebet banget foto sama wanita Jepang? Ngaku! Hahaa… Sebagian besar dari kita saat liburan ke Jepang pasti pengen banget punya koleksi foto sama cewek Jepang maupun cowok Jepang. Terutama kalian para lelaki yang haus akan pesona wanita Jepang. Yaa nggak? LOL. Apalagi bisa foto sama mbak-mbak yang pake Kimono, mas-mas, atau bahkan dengan Geisha.

Lumayan kan, bisa dijadiin DP di Whatsapp, Line, BBM, Instagram, atau sosial media lainnya. Saya, Rara, dan Dhiyan juga sempat berfoto dengan mas-mas penarik  Jinrikisha atau becak Jepang (foto sebelah kiri). Hanya bisa berfoto tanpa naik  Jinrikisha, karena tarifnya mahal, sekitar 3000-4000 yen per 15-20 menit. So, jangan lewatkan pengalaman berfoto ini. Walaupun terdengar sedikit konyol, tapi hal ini sering dilakukan wisatawan. Bakal nyesel lho kalau nggak nyobain gara-gara gengsi atau malu! LOL.

9. Menelusuri Kuil-Kuil Bersejarah

Jepang tak lepas dari kuil-kuil, baik itu kuil Shinto maupun kuil Budha. Setiap kuil memiliki ciri arsitektur yang berbeda dan masing-masing memiliki keunikan dari sudut pandang pada setiap musimnya. Mau musim salju, musim semi, musim panas, musim gugur, mereka memiliki daya tarik sendiri. Cobain deh plesiran ke beberapa kuil di bawah ini.

Sensoji Temple (Kuil Sensoji) –  Asakusa

Sensoji-Temple-destinasi-wisata-menarik-di-jepang

Sensoji Temple merupakan kuil yang terkenal banget di Jepang, hal tersebut juga dibuktikan dengan jumlah wisatawan yang membludak saat saya dan teman-teman kesana. Hal yang sering dilakukan oleh para pengunjung yaitu mengabadikan foto di depan gerbang Kaminarimon, termasuk kami bertujuh, karena saking terkenalnya Begitu kita memasuki gerbang, wuah…kami disambut toko oleh-oleh yang berjejeran hingga ujung jalan di halaman Kuil Sensoji.

Kiyomizu-dera Temple (Kuil Kiyomizu-dera) – Kyoto

kiyomizu-dera-temple-kyoto

Kiyumizu-dera merupakan Kuil Budha dan menjadi salah satu landmark paling terkenal di Kyoto. Dari fajar hingga senja, Kuil Kiyomizu-dera menciptakan lanskap yang menakjubkan dengan hiasan indahnya kota kuno dibawahnya. Nggak cuma bisa dinikmati di musim semi, Kuil Kiyomizu-dera menawarkan lanskap unik disetiap 4 musim di Jepang.

Untuk menjelajah lebih dalam, kita harus membayar tiket masuk. Kami yang kere hore ini cukup menikmati area GRATIS yaitu di pelataran sekitar pintu masuk Kiyomizudera. Di area gratis ini kita bisa eksplore pagoda tiga tingkat, gudang sutra, gerbang masuk besar dan Zuigudo Hall.

Tenryuji Temple (Kuil Tenryuji) – Kyoto

destinasi-menarik-di-Jepang-Tenryuji-Temple

Kuil Tenryuji terletak di lereng pegunungan Arashiyama, yaitu di sebelah barat Kyoto. Tadi saya sudah bahas bamboo forest di Arashiyama, Kyoto. Nah, letak Kuil Tenryuji ini di dekat pintu masuk hutan bambu. Hal yang ditonjolkan dari kuil Tenryuji yaitu tamannya yang hingga kini masih bertahan dengan bentuk aslinya. Taman lanskap Tenryuji terdapat kolam yang dikelilingi bebatuan, pohon pinus dan hutan pegunungan Arashiyama. Sayangnya, kami tidak mengeksplor terlalu dalam, karena selain harus membayar tiket, kami lebih fokus berkunjung ke hutan bambu Sagano, Arashiyama.

Kinkakuji / Rokuonji / Golden Pavilion

kinkaku-ji-golden-pavillion-unesco-world-heritage-kyoto-japan-backpackeraddict

Kinkaku-ji / Rokuonji harus menjadi salah satu destinasi wajib saat ke Jepang, tepatnya bila mengunjungi kota Kyoto, sebab kuil yang dijuluki Golden Pavilion tersebut merupakan salah satu bukti sejarah yang diakui sebagai UNESCO World Heritage Sites. Wujudnya sangat istimewa lantaran bangunan ini dilapisi dengan emas, dikelilingi taman cantik bergaya Jepang seluas 92.400 meter persegi, serta adanya Kyokochi (Kolam Kyoko).

10.  Belajar dari sejarah Hiroshima Genbaku Dome

Hiroshima-Peace-Memorial-Genbaku-Dome-1

Backpacking ke suatu destinasi dengan atraksi-atraksi yang menawan menjadi kepuasan tersendiri bagi para backpackers tentunya. Tapi cobain deh dark tourism di Hiroshima. Hiroshima sebuah kota di Jepang yang hancur akibat senjata nuklir pada tahun 1945 (Perang Dunia II) dan sangat menggemparkan dunia, dan dikenal dengan peristiwa bom atom Hiroshima & Nagasaki. Tau peristiwa itu kan?

Tenang kawan, selain menikmati keindahan peninggalan sejarahnya yang penuh dengan taman dan sajian hiburan live music di pinggir sungai, kita juga mendapatkan pengetahuan mengenai sejarah kota Hiroshima. Baca ulasan lengkapnya di postingan sebelumnya DISINI.

11. Icip-icip jajanan kaki lima enak dan murah di Jepang

street foods jepang 1

Jepang nggak hanya terkenal karena kreatifitas dalam menyajikan makanan dengan tatanan yang menarik dan membuat air liur kemana-mana. Jajanan-jajanan kaki lima Jepang pun beraneka macam dan selalu membuat saya untuk ingin mencicipinya. Jjanan kaki lima tentunya lebih murah daripada kita makan di restoran, meskipun ada banyak kedai semi restoran yang menawarkan aneka menu paket lezat dengan harga hemat . Baca juga 10 makanan Jepang enak dan murah di postingan sebelumnya DISINI.

Ada yang sudah ke Jepang saat musim semi? Apa saja sih destinasi favorit teman-teman selama musim semi di Jepang? Sharing yuk gengs!

Heavy Rock Backpacking!

backpacker-addict-travel-blog-indonesia

Author: BackpackerAddict | Miki

backpacker • travel blogger Indonesia • video editor • personal travel photographer

9 thoughts

  1. pinginnnn euy ke Jepang, pengen ketemu sailormoon, hehe. Apalagi pas musim semi wah mesti bagus banget bisa menikmati cuaca yang ga terlalu dingin lah ya. pemandangannya bagus banget lagi

    Like

  2. Belum pernah ke jepang, kk
    Mudah2an bisa secepatnya traveling kesana supaya 11 cara asik ini bisa segera terealisasikan..

    Like

Terima Kasih Sudah Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s