Aceh Indonesia Sumatra Traveling

Pengalaman ke Titik Nol Kilometer Indonesia

Dari Sabang (belum) sampai Merauke…yaaaayyy!! Saya ingin sedikit cerita waktu ke Titik Nol Indonesia di Sabang. Sabang, salah satu kota di Aceh yang terletak di Pulau Weh, merupakan pintu gerbang ujung barat Indonesia! Kota Sabang berbatasan langsung dengan Negara tetangga yaitu Malaysia, juga dikelilingi Selat Malaka dan Samudera Hindia. Sabang dikenal sebagai zona ekonomi bebas Indonesia. Menurut cerita dari penduduk lokal waktu itu, harga mobil di Sabang jauh lebih murah dibandingkan dengan Batam, karena mobil dari luar negeri masuk ke Sabang dulu sebelum ke kota lain di Indonesia. Tetapi, mobil yang diambil di Sabang, tidak bisa dibawa ke luar Sabang. Kalaupun iya, harganya akan menjadi mahal.

titik nol indonesia

Banyak traveler domestik maupun mancanegara yang datang ke Sabang untuk tujuan diving, snorkeling, trekking, dan tentu saja menyentuh titik Nol Kilometer Indonesia, termasuk saya! Para traveler akan mendapatkan sertifikat bahwa mereka sudah pernah mencapai Titik Nol Kilometer Indonesia. Dengan donasi (waktu itu) Rp. 20.000 kita sudah bisa mendapatkan sertifikat tersebut atas nama kita. Berhubung saya kenal dengan salah seorang yang bekerja di kantor pemerintahan Sabang, saya tidak perlu memberikan donasi, alias GRATIS. Sayangnya, sertifikat saya ketinggalan di Medan, jadi tidak bisa posting disini.

Dari Aceh ke Sabang ditempuh melalui perjalanan laut dengan kapal fery yang berangkat dari pelabuhan Ulee LheueBanda Aceh menuju pelabuhan Balohan – Sabang. Waktu tempuh penyeberangan yaitu sekitar 2 jam. Untuk info jadwal dan tarif┬átiket kapal fery bisa cek dimari gan. Selama penyebarangan, jujur saya mabuk, karena goyangan kapal cukup keras. Menurut penuturan salah satu bapak di kapal itu, hal ini sudah biasa terjadi saat Jumat Kliwon. Baiklah, yang penting kami semua seisi kapal selamat sampai pelabuhan Balohan – Sabang.

Apa saja destinasi wisata di Pulau Weh ini? Mari kita menuju halaman selanjutnya.

Heavy Rock Backpacking!

backpackeraddict

0 thoughts on “Pengalaman ke Titik Nol Kilometer Indonesia”

Terima kasih sudah berkomentar dengan sopan